[News] Parfum Jang Keun Suk Terjual di Lelang Seharga 2.01 Juta Won Untuk Donasi

Original source: http://entertain.naver.com/read?oid=108&aid=0002532534
English translation: Zoe

Parfum yang aktor Jang Keun Suk berikan untuk ‘The stars favorite item charity auction’ yang terjual 2.01 juta won kepada penggemar Cina.

Menurut SBS pada 12 Juni lalu parfum yang aktor Jang Keun Suk berikan untuk projek kolaborasi antara SBS dan lembaga ‘Fruit of Love’, ‘The stars favorite item charity auction’ terjual seharga 2.01 juta won kepada penggemar Cina.

Lelang ini diadakan melalui blog resmi ‘The fruit of love’ yang berlangsung selama 2 minggu dari 24 Mei hingga 7 Juni. Lebih dari 100 orang berpartisipasi.

Dana 2.01 juta won yang dihasilkan melalui penjualan parfum tersebut akan digunakan untuk mendukung projek untuk ibu tunggal.

Projek kolaborasi SBS dan lembaga dana sosial yang dimulai tahun 2011 ‘The stars favorite item charity auction’ ini sukses mengumpulkan 90 juta won sejauh ini. Sekitar 30 juta won telah digunakan untuk membantu anak-anak dari keluarga berpendapatan rendah. Seluruh donasi begitu juga donasi berikutnya akan digunakan untuk ‘Projek Bantuan Ibu Tunggal’

[News] SBS and Social Welfare Fund ‘Fruit of Love’ Project, Stars’ Favorite Item Charity Auction

Source : http://blog.naver.com/nanum_in/220718296299
English info : tenshi_akuma

SBS and Social welfare fund ‘fruit of love’ have planned a collaborative project, stars’ favorite item charity auction! Jang Keun Suk gave his favorite perfume, ‘Velvet Rose & Oud Cologne Intense’ by Jo Malone for auction.

[Artikel] Sensasi K-Pop Jang Keun Suk Syuting Perjalanan Nostalgia di Nelson

English source : Stuff.co.nz

Sebuah film pendek tentang mantan murid Nelson College dan superstar Korea masa kini yang dibuat di sebuah wilayah yang mungkin meningkatkan profil internasional Nelson, menurut Nelson Tasman Tourism.

Aktor dan musisi pop Jang Keun-suk tiba di Nelson pada 31 Jan bersama 25 orang kru untuk syuting pembuka untuk albummnya mendatang berdasar pada pengelamannyasebagai murid disini tahun 2003.

Film pendek ini disyuting selama empat hari di tempat lama yang sering dikunjungi Jang, termasuk pantai Rabbit Island, supermarket Fresh Choice, beberapa toko lokal, tempat tinggalnya dulu Collingwood Street dan sekolahnya dulu, Nelson College.

Eksekutif produser Jae B Pyon mengatakan Jang menyukai waktunya di Nelson dan menikmati kenangan-kenangannya di sini.

“Dia tidak kesini selama 13 tahun jadi dia sangat ingin kembali dan melihat seberapa banyak ini berubah, tetapi ternyata tidak begitu banyak berubah, sehingga dia sangat menyukainnya. Dia suka suasana yang santai.”

Pyon berkata Jang sedang dalam jadwal syuting yang padat dan tidak memungkinkan melakukan wawancara. Pyon berkata video tersebut berjudul “Delson Diary”, yang akan lebih memperkenalkan Nelson kepada orang-orang di Asia Tenggara.

“[Jang] ingin memperlihatkan pada penggemarnya betapa cantiknya Nelson dan memperlihatkan pada semua orang inilah hidup.”

“Begitu dia merilisnya, akan dilihat lebih dari setengah dunia, paling tidak banyak orang akan tahu dimana Nelson itu.”

Karya Jang sangat terkenal di Korea Selatan dan Jepang. Dia telah debut single Let Me Cry yang menjadidebut non-jepang pertama yang merajai peringkat musik di negara itu.

Manajer pemasaran internasional Nelson-Tasman Tourism Gisela Purcell mengatakan pendapat positif video tersebut tentang Nelson dapat meningkatkan pariwisata di wilayah itu.

“Korea memiliki pasar besar untuk pendidikan internasional sejak lama tetapi lebih kuat lagi untuk pariwisata.”

“Jika tersebut menggambarkan Nelson dalam pandangan positif di hari yang cera akan membantu membuat orang mengenal seperi apa Nelson.”

Kepala Sekolah Nelson College Gary O’Shea mengatakan film dokumenter itu adalah “berita besar” untuk sekolah.

“Mereka melakukan syuting di lapangan, gedung, pohon. Dia mengenakan seragam musim panas.”

“Tambahan bagi kami adalah pimpinan produksi melihat dengan serius pada Nelson dan Nelson College untuk video musik kedepannya. Tidak ada keraguan akan hal itu.”

Dia samar-samar mengingat Jang sebagai murid di Nelson College tahun 2003, ucapnya.

“Dia ramah, terkadang suka bermain tennis tetapi sebenarnya dia sudah di industri hiburan sebelum dia datang kesini.”

“Dia seorang anak yang datang dengan portofolio dari foto model jadi aku pikir dia sudah memutuskan untuk hal yang besar.”